
UPACARA PENGIBARAN BENDERA MERAH PUTIH DALAM RANGKA PERINGATAN PROKLAMASI KEMERDEKAAN REPUBLIK INDONESIA KE 78 TINGKAT KEC. LASEM KAB.REMBANG.
- WAKTU DAN TEMPAT KEGIATAN
Pada hari Kamis tanggal 17 Agustus 2023 mulai pukul 07.30 wib wib s/d 08.30 wib di Alun-alun Kec. Lasem telah dilaksanakan kegiatan Upacara pengibaran bendera merah putih dalm rangka Peringatan proklamasi kemerdekaan RI ke 78 yang dikuti 500 peserta
- HADIR DALAM UPACARA SBB:
- Camat Lasem Sutarwi SIP MPA MIDS
- Danramil Lasem Kapten Masrukin
- Kapolsek Lasem AKP Arif Kristiawan, SH.,MH
- Kepala KUA Lasem Suryanto, S.Ag. M.Pd.I
- Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Lasem Ny. Masrukin
- Ketua Ranting Bhayangkari Ny. Ratna Arif Kristiawan
- Ketua TP PKK Ny.Nurati chulailah Sutarwi, S.Kep., Ns.,
- Kepala UPT se-Kec.Lasem
- Kepala Desa se-Kec Lasem beserta Ibu
- Pengurus K3S Kec. Lasem
- Kepala IGTK Kec. Lasem
- Kepala Himpaudi Kec. Lasem
- Kepala Sekolah SMP/MTs se-Kec.Lasem
- Kepala Sekolah SMA/SMK se-Kec.Lasein
- Kepala BUMN/BUMD
- Kepala Perbankan se-Kec Lasem
- Ketua MWC NU dan Ketua PAC Lasem
- Pengasuh Ponpes se-Kec.Lasem
- PD/PLD Kec.Lasem
- SUSUNAN PASUKAN :
- 1 SST PNS Korpri
- 1 SST Perangkat Desa
- 1 SST Gabungan PD,PLD,Panwascam,PPK Kecamatan
- 1 SST Linmas
- 1SST Perbankan/BUMN,BUMD
- 1 SSK Osis SMA
- 1 SSK Osus SMP
- 1 SSK Pramuka
- 1 SSK siswa SD
- PETUGAS UPACARA:
- Inspektur upacara Camat Lasem Sutarwi SIP MPA MIDS
- Komandan upacara Pelda Irwan Osemahu
- Perwira upacara Ipda Suroto
- Komandan Kompi 1 Sertu Sunardi
- Komandan Kompi 2 Sertu Bripda Idham Kholid
- SUSUNAN ACARA:
- Persiapan upacara pasukan disiapkan , komandan upacara memasuki lapangan upacara.
- Inspiktur upacara memasuki lapangan upacara pasukan disiapkan
- Penghormatan pasukan
4.laporan komandan upacara kepada inspiktur upacara
- Pengibaran bendera merah putih oleh paskibraka
6.pengheningkan cipta dipimpin inspektur upacara
- Tanda kebesaran buka
- Pembacaan naskah proklamasi
- Tanda kebesaran tutup.
- Pembacaan UUD 1945
- Amanat inspiktur upacara
- Pembacaan doa
13.laporan komandan upacara kepada inspiktur upacara
- Upacara selesai pasukan di bubarkan
- AMANAT INSPEKTUR UPACARA SBB:
Amanat Gubernur Jawa Tengah yang dibacakan oleh inspektur upacara Camat Lasem Sutarwi SIP MPA MIDS yang intinya :
Hadirin yang saya hormati;
Alhamdulillah, di Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke 78 ini, kita
masih dikaruniai nikmat hidup rukun, damai, dan terus menjalin persahabatan dalam pergaulan
dunia.
Selain rasa syukur, penghargaan setinggitingginya mesti kita haturkan kepada para
pejuang. Dari mereka kita tahu, kehormatan
memang harus diperjuangkan. Walau air mata,
darah bahkan nyawa dikorbankan. Maka kita
mesti bersumpah, untuk mengubah segala duka
lara mereka menjadi kebahagiaan bagi seluruh
rakyat Indonesia. Kita tahu, cita-cita kemerdekaan bukan sekadar bebas dari penjajahan.
Persatuan, kebersamaan, kemakmuran, kemajuan, penguasaan ilmu pengetahuan, penghormatan sesama warga dunia adalah impian
kemerdekaan para pejuang.
Tapi tentu kita sadar, untuk mewujudkan
impian itu dan menjadikannya berkah di bumi
Nusantara, bukanlah perkara gampang. Dia juga
tidak bisa diupayakan oleh satu golongan apalagi
satu orang. Semua pihak harus melakukan kerja
seoptimal mungkin, harus melantunkan doa
sekhusuk-khusuknya. Dan saya yakin, selama ini
seluruh elemen kehidupan di Jawa Tengah telah melakukan kerja keras sekaligus menyampaikan
doa terbaik.
Maka saya menyampaikan terimakasih yang
tidak terkira kepada Saudara-saudaraku para
petani. Dari kerja keras panjenenganlah Jawa
Tengah jadi salah satu lumbung pangan
Indonesia. Terimakasih juga kepada Saudarasaudaraku para buruh pabrik. Kondusivitas serta
proses rembugan yang selama ini kita lakukan
berhasil menarik ratusan triliun investasi dalam
sepuluh tahun terakhir. Kepada Para Guru, Romo,
Kiai, dan Seluruh Pemuka Agama, salam sungkem
saya haturkan. Berkat kesalehan dan intelektualitas panjenenganlah, indeks pembangunan
manusia serta kebahagiaan warga Jawa Tengah
terus meningkat. Dan kemiskinan kita terus
mengalami penurunan hingga bahkan mencapai
1 juta jiwa lebih.
Juga kepada para nelayan, pengusaha,
karyawan maupun pedagang, terimakasih telah
bekerja sebaik-baiknya. Begitu juga para pekerja
profesional, PNS maupun pejabat pemerintahan,
yang telah melakukan tugas dengan penuh
tanggung jawab, yang telah mereformasi pandangan dan cara kerjanya. Yakni memberikan
pelayanan terbaik yang cepat, mudah dan murah
kepada masyarakat.
Bapak Ibu, Saudara-saudara sekalian;
Saya tidak tahu bagaimana jadinya jembatan timbang saat ini jika tidak ada reformasi
besar-besaran setelah kita bongkar praktik pungli
di sana. Mungkin lingkungan SAMSAT tidak akan
pernah terlepas dari jerat praktik pungli, jika para
pegawainya tidak melakukan perbaikan setelah
kita lakukan sidak di sana. Begitu pula di ranah
pendidikan, kesehatan, dan pelayanan publik
lainnya. Semua tatanannya akan ambyar jika
pegawainya tidak berintegritas. Karena apapun
sektornya, berapapun fasilitas yang tersedia,
penunjang kemajuan yang paling utama adalah
integritas pegawai yang mengurus di sana.
Itulah cara terbaik untuk mensyukuri kemerdekaan. Menjadikan nikmat besar kemerdekaan
sebagai stimulan pembangunan negara. Mulai
dari pembangunan infrastruktur perekonomian,
pembangunan infrastruktur kesehatan, pendidikan, sosial sampai infrastruktur digital bisa mendekati posisi ideal. Dari seluruh pembangunan infrastruktur itu, barulah orientasi keadilan sosial
bagi seluruh rakyatnya akan kita wujudkan.
Maka
seluruh potensi peningkatan perekonomian rakyat
harus kita optimalkan. Mulai dari potensi yang
ada di darat, laut, udara, potensi sumberdaya
manusia sampai potensi alam digitalnya.
Bapak Ibu, Saudaraku sekalian;
Sepanjang perjalanan Republik ini, betapa
banyak tangis dan tawa yang kita lihat. Betapa
banyak air mata dan keringat yang kita usap.
Betapa banyak kita bertambah dan kehilangan
saudara. Mungkin lima atau sepuluh tahun lalu,
kita masih ditemani bapak ibu kita. Masih bisa
memeluk, mencium dan sungkem kepada
mereka.
Merekalah support system terbaik yang
kita miliki. Tapi saya yakin, meski satu persatu
saudara kita datang dan pergi, kita akan tetap
berjuang sebaik-baiknya. Kita akan menjaga
harga diri sehormat-hormatnya. Karena itulah
bakti terbesar yang mesti kita berikan,
sebagaimana yang dilakukan para pejuang dan
pendahulu kita.
Kita semua memiliki waktu yang terbatas di
dunia ini. Masa jabatan juga ada batasnya. Dengan menyadari itu, saya meyakini bahwa
dalam waktu yang terbatas itulah kita harus
mendorong diri mewujudkan impian-impian
terbaik kita. Prinsip ini tidak pernah berubah
sepanjang masa: Barang siapa memiliki impian
besar, ia harus sanggup bekerja keras, memiliki
ketekunan, daya tahan, dan kesabaran untuk
mewujudkan mimpi itu, dan mengatasi hambatan-hambatan yang menghadangnya sepanjang
jalan. Masa jabatan seorang gubernur bisa
berakhir, tetapi perjalanan menuju Jawa Tengah
yang lebih baik tidak akan pernah berakhir. Kita
selalu perlu menanamkan kesadaran di dalam diri
kita masing-masing untuk bekerja sepenuh hati
demi keadilan, kesetaraan, dan kemakmuran bagi
semua warga.
Kepada seluruh Saudara-saudaraku warga
Jawa Tengah. Hari ini, saya beserta istri, dan Gus
Yasin beserta istri, datang menghadap panjenengan, mengetuk pintu hati panjenengan untuk
menghaturkan mohon maaf. Ingin rasanya saya
mendatangi panjenengan satu persatu, menjabat
tangan lalu memeluk erat panjenengan. Dan saya
akan mengucap, kula temen-temen tresna kalih
panjenengan. Saya benar-benar mencintai panjenengan, sebagai warga maupun sebagai
saudara. Terimakasih.
Semoga persaudaraan erat kita ini jadi
pemicu perdamaian dan kemajuan di seluruh
Indonesia, di seluruh penjuru Nusantara.
Merdeka! Merdeka! Merdeka!
Wassalamualaikum Wr.Wb.
GUBERNUR JAWA TENGAH
- PENGAMANAN GIAT
Dalam kegiatan tersebut dilakukan pengamanan oleh anggota Polsek Lasem dan Koramil Lasem
Selama kegiatan berjalan lancar aman dan kondusif.