Lasem18 November 2017 pukul 10.30 s/ 15.30 Wib bertempat dikawasan wisata Lasem Lawang Ombo dan RTH Dasun Kecamatan Lasem Kabupaten Rembang telah dilaksanakan puncak Kegiatan Vestifal Lasem 2017 yang dihadiri Bupati Rembang (H.Abdul Hafid), Kadin Perindag Prop.Jateng (Moh,Arif Sambodo), Forkopimda Rembang, Forkopimca Lasem, Ketua paguyuban Kopi Jakarta (Yana Arsadi), Jurnalis JacTV Jakarta (Agung Hartono), Pokdarwis Lasem (Rudy Hartono) dan diikuti warga Lasem dan sekitarnya.

Dengan Rangkaian kegiatan antara lain : Jagong bareng kopi lelet Lasem

Yana Arsyadi selaku Ketua Heritage Jakarta menyampaikan sambutannya
“Sudah saatnya Lasem membuka dunia internasional mengenal prodaknya yaitu kopi leletnya dan saat ini saya tidak membawa uang untuk pemodal,tapi saya bawa teman-teman pengusaha kopi Jakarta untuk memajukan kopi lelet Lasem.
Lasem juga terkenal dengan batik lukisnya dan kenapa saya bilang lukis karena batik Lasem beda dengan batik-batik daerah lain, cara pembuatan dengan bertapa/semedi dengan menorehkan canting, dikain,menghasilkan nilai seni yang luar biasa dan nilai jual yang tinggi.
Lasem juga terkenal banyak tempat wisata seperti rumah kuno dan wisata alamnya. Saya juga mengajak pada masyarakat Lasem untuk tidak mengubah bangunan kuno dijadikan gedung-gedung seperti diJakarta, agar tetap bisa dipertahankan nilai aslinya, Lasem punya potensi dan bisa diandalkan sebagai wisatadan pengembangan UMKM kopi leletnya. semoga kedepan bisa membangun Lasem sebagai obyek wisata sampai go internasional.

Sambutan Kadin perindag Prop.Jateng antara lain : Saya sangat mendukung pengembangan prodak industri kreatif termasuk kopi lelet Lasem, untuk dikembangkan dan diangkat ke dunia internasional, Kaitanya dengan industri kreatif diRembang agar dikembangkan rempahnya seperti jahe sebagai industri olahan untuk menambah ekonomi masyarakat.

Bupati Rembang menyampaikan antara lain :
Atas nama pemerintah mengucapkan terima kasih terutama dari ibu Yana dan Jurnalis JacTV yang sudah mau mempromosikan Lasem ke wisata yang lebih maju dari sekarang sehingga Lasem bisa dibanggakan masalah wisatanya untuk diangkat kedunia internasional. Lasem banyak cerita dan budaya untuk diangkat sebagai wisata kota santri, kuta kuno dan kota pecinan, batik Lasem dan paling terkenal yaitu kopi leletnya.
Batik Lasem terkenal sampai ke Afrika dan orang sana sangat senang dengan batik tersebut, untuk itu saya mengajak semua komunitas untuk mengembangkan wisatanya dengan penuh kreatifitas.
Dilanjutkan ke RTH Dasun untuk membuka dan menyaksikan pawai grebek dumbek dan batik karnival.

Sambutan Gubernur Jateng yang dibacakan Kadin Perindag Prop.Jateng Jateng al:
Even Festival Lasem adalah merupakan kratifitas yang perlu dikembangkan lebih lebih maju ditahun yang akan datang, Batik merupakan produk kretifitas yang perlu dikembangkan dan perlu keseimbangan antara pemerintah dan pengembang dalam pengelolaannya, saya mengucapkan terima kasih atas nama Pemerintah atas terselenggaranya Festival tersebut penyelenggaraan acara Festival Lasem yang begitu mampu menyedot wisata regional.

 

  FESTIVAL LASEM 2017  

Navigasi pos


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.